Senin, 23 November 2015

Emotional



Emotional
FanFiction
Author : Park Sang Soon (Umirin Mauludhiah)
Cast : Cho Kyuhyun | Victoria
Genre : Angst, Sad
Rated : PG 13+


2008
-Jika kau tahu, aku menahan emosiku supaya aku tidak bertambah merindukanmu  ~Cho Kyuhyun
                Genap satu tahun. Semenjak pertemuan mereka berdua. Pertemuan yang tidak disengaja. Yang pada akhirnya menciptakan sebuah benang tipis di antara mereka. Dan kini, merajut sebuah cerita  kasih yang seakan tidak terlihat. Tidak ada yang mengetahuinya. Kecuali, mereka berdua, dan Tuhan yang akan setia untuk mengawasi mereka hingga tiada.
                “Kyu, aku merindukanmu” Suara itu muncul dari sebuah sambungan telephone. Kyuhyun terdiam. Pikirannya sungguh berantakan saat ini. Dia menghubungi gadis itu lebih dulu. Namun, dia hanya diam tanpa berusaha untuk mengeluarkan suara sedikitpun. Dia terlalu takut. “Kyu-” Gadis itu berucap lagi. Namun, kali ini suaranya terdengar lebih rapuh. Sangat menyakitkan. Dia tidak pernah tega untuk sekedar mendengar suara ringan gadis itu ketika suara itu justru terdengar rapuh. Karena dia tahu, gadisnya bahkan sudah membendung kristal-kristal bening yang mungkin akan terjatuh sewaktu-waktu.
                “Kyuhyun, apa kau merindukanku?” Satu lagi. Gadis itu berucap. Dan Kyuhyun masih terdiam dengan matanya yang terpejam. Hingga dia mendengar suara isakan yang sungguh menyesakkan dari seberang telephone. Victoria menangis. Dia menghela nafasnya berat. Membuka matanya perlahan. Dan mulai berucap untuk menenangkan Victoria.
                “dengarkan aku sayang,” Suara tangisan di seberang telephone berhenti. Seiring dengan berhentinya buliran kristal bening dari mata lentik Victoria. Sementara mereka diliputi sunyi dalam dua belas detik. Hingga Kyuhyun mulai melanjutkan ucapannya kembali. “aku yakin, kita akan bertemu lagi seiring berjalannya waktu” Suara beratnya yang tersalur melalui udara yang dia hembuskan dan dikiram melalu jaringan telephone itu, dengan sukses membuat Victoria merosot lemah. Seolah ada ribuan listrik yang menyerangnya hingga dia nyaris berada di ambang kematian.

Apakah seiring berjalannya waktu akan terasa cepat? Bahkan tanpa aku menghubungimu dalam waktu satu tahun? Apakah kau bodoh Kyu?

                Victoria memejamkan matanya kuat-kuat. Sungguh, dia tidak dapat menahan buliran kristal bening yang perlahan menciptakan sebuah jalan seperti sungai di pipi tirusnya. Ini semua terlalu menyakitkan. Dia bahkan merutuki Kyuhyun didalam batinnya. Bagaimana bisa pria itu tidak mengerti bahwa dia terlalu mengkhawatirkannya. Belum lagi, beberapa bulan lalu Kyuhyun mengalami kecelakaan yang bahkan tidak diketahui Victoria.

                “Qian, jangan menangis sayang” Kyuhyun berujar lagi. Ketika dia mendengar isakan kecil di seberang telephone. Untuk yang kedua kalinya dalam waktu kurang dari satu jam, dia harus mendengar lagi isakan yang gadis itu tahan. Kyuhyun bahkan harus berusaha untuk tidak meluapkan rasa rindunya yang sudah berada di ubun-ubunnya. Karena dia tahu, tidak lama lagi mereka akan bertemu. Dan dia berjanji, mereka bertemu dalam keadaan yang lebih stabil dan lebih baik. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar