Emotional
FanFiction
Author : Park Sang Soon (Umirin
Mauludhiah)
Cast : Cho Kyuhyun | Victoria
Genre : Angst, Sad
Rated : PG 13+
2008
-Jika kau tahu, aku menahan
emosiku supaya aku tidak bertambah merindukanmu ~Cho Kyuhyun
Genap
satu tahun. Semenjak pertemuan mereka berdua. Pertemuan yang tidak disengaja.
Yang pada akhirnya menciptakan sebuah benang tipis di antara mereka. Dan kini, merajut
sebuah cerita kasih yang seakan tidak
terlihat. Tidak ada yang mengetahuinya. Kecuali, mereka berdua, dan Tuhan yang
akan setia untuk mengawasi mereka hingga tiada.
“Kyu,
aku merindukanmu” Suara itu muncul dari sebuah sambungan telephone. Kyuhyun terdiam. Pikirannya sungguh
berantakan saat ini. Dia menghubungi gadis itu lebih dulu. Namun, dia hanya
diam tanpa berusaha untuk mengeluarkan suara sedikitpun. Dia terlalu takut. “Kyu-”
Gadis itu berucap lagi. Namun, kali ini suaranya terdengar lebih rapuh. Sangat
menyakitkan. Dia tidak pernah tega untuk sekedar mendengar suara ringan gadis
itu ketika suara itu justru terdengar rapuh. Karena dia tahu, gadisnya bahkan
sudah membendung kristal-kristal bening yang mungkin akan terjatuh
sewaktu-waktu.
“Kyuhyun, apa kau
merindukanku?” Satu lagi. Gadis itu berucap. Dan Kyuhyun masih terdiam
dengan matanya yang terpejam. Hingga dia mendengar suara isakan yang sungguh
menyesakkan dari seberang telephone. Victoria menangis. Dia menghela nafasnya
berat. Membuka matanya perlahan. Dan mulai berucap untuk menenangkan Victoria.
“dengarkan aku sayang,” Suara
tangisan di seberang telephone berhenti. Seiring dengan berhentinya buliran
kristal bening dari mata lentik Victoria. Sementara mereka diliputi sunyi dalam
dua belas detik. Hingga Kyuhyun mulai melanjutkan ucapannya kembali. “aku
yakin, kita akan bertemu lagi seiring berjalannya waktu” Suara beratnya yang
tersalur melalui udara yang dia hembuskan dan dikiram melalu jaringan telephone
itu, dengan sukses membuat Victoria merosot lemah. Seolah ada ribuan listrik
yang menyerangnya hingga dia nyaris berada di ambang kematian.
Apakah
seiring berjalannya waktu akan terasa cepat? Bahkan tanpa aku menghubungimu
dalam waktu satu tahun? Apakah kau bodoh Kyu?
Victoria
memejamkan matanya kuat-kuat. Sungguh, dia tidak dapat menahan buliran kristal
bening yang perlahan menciptakan sebuah jalan seperti sungai di pipi tirusnya. Ini
semua terlalu menyakitkan. Dia bahkan merutuki Kyuhyun didalam batinnya. Bagaimana
bisa pria itu tidak mengerti bahwa dia terlalu mengkhawatirkannya. Belum lagi,
beberapa bulan lalu Kyuhyun mengalami kecelakaan yang bahkan tidak diketahui
Victoria.
“Qian, jangan menangis sayang”
Kyuhyun berujar lagi. Ketika dia mendengar isakan kecil di seberang telephone. Untuk
yang kedua kalinya dalam waktu kurang dari satu jam, dia harus mendengar lagi
isakan yang gadis itu tahan. Kyuhyun bahkan harus berusaha untuk tidak
meluapkan rasa rindunya yang sudah berada di ubun-ubunnya. Karena dia tahu,
tidak lama lagi mereka akan bertemu. Dan dia berjanji, mereka bertemu dalam
keadaan yang lebih stabil dan lebih baik.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar